BRMP Perkuat Kapasitas SDM Laboratorium dan UPBS Dukung Implementasi Program ICARE
Sentani, 20 November 2025 – Balai Besar Pengembangan dan Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP Penerapan) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Mendukung Program Pengembangan ICARE yang diikuti oleh tim Laboratorium dan Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) BRMP Papua. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan berpusat di Bogor, Jawa Barat.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi personel sektor publik komoditas padi, khususnya dalam penerapan standardisasi mutu laboratorium serta pengelolaan benih sumber. Kegiatan menghadirkan narasumber dari BSN, BBIA, BBPPMBTPH, dan BRMP Padi, yang memberikan penguatan terhadap implementasi regulasi nasional dan internasional di bidang pengujian dan perbenihan.
Sesi pertama difokuskan pada penerapan standardisasi dan akreditasi laboratorium. Narasumber dari BSN menjelaskan prinsip-prinsip utama SNI ISO/IEC 17025:2017, termasuk ketidakberpihakan, kerahasiaan, ketertelusuran metrologi, validitas hasil, dan uji profisiensi yang menjadi fondasi pengakuan kompetensi laboratorium.“Tujuan utama akreditasi berdasarkan ISO 17025 adalah memastikan kompetensi dan sistem manajemen mutu yang memadai dari suatu laboratorium,” tegas narasumber BSN.
Materi berikutnya disampaikan oleh BBIA yang membahas Best Practice manajemen SDM laboratorium. Pokok materi meliputi penetapan persyaratan kompetensi, proses pelatihan, penyeliaan personel, pemberian otorisasi, serta evaluasi kompetensi berkelanjutan. Tantangan variasi kemampuan teknis dan rotasi personel juga dikaji bersama strategi solusi melalui pelatihan berkala dan penguatan dokumentasi kompetensi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bimtek untuk pengurus UPBS BRMP Papua. Narasumber dari BBPPMBTPH memaparkan implementasi Sistem Manajemen Mutu laboratorium sesuai standar SNI ISO/IEC 17025:2017 dan ISTA, termasuk peran BBPPMBTPH sebagai laboratorium acuan nasional dalam uji profisiensi dan penerbitan sertifikat ISTA. Sesi berikutnya oleh UPBS BRMP Padi membahas pengelolaan gudang benih sumber, mencakup standar ruang simpan, sistem rotasi benih, hingga strategi digitalisasi inventori untuk menjaga viabilitas dan mutu benih.
Melalui rangkaian pelatihan ini, BRMP Papua dan BRMP Penerapan menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme, mutu layanan laboratorium, serta penguatan sistem perbenihan. Penguatan kapasitas SDM menjadi fondasi penting dalam mendukung implementasi Program ICARE yang mengedepankan integrasi, akurasi data, dan efektivitas pemanfaatan sumber daya pertanian.